Posts

Showing posts with the label Puisi

Puisi dengan Tema Hujan

Puisi dengan tema hujan.  𝗧𝗲𝗱𝘂𝗵 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗥𝗶𝗻𝘁𝗶𝗸 Oleh : Ayik suhaini Di bawah langit yang kelabu, Hujan menderu, menyapa pilu. Tenda kecil tempatku berlindung, Menjadi saksi rintik yang bergulung. Tetes air menari di atas kanvas, Membawa melodi yang tak terbatas. Dinginnya menyentuh jemari, Namun hatiku tetap hangat di sini. Gemuruh jauh tak lagi menggertak, Di dalam tenda, semua terasa akrab. Aroma tanah basah, harum nostalgia, Menyulam kenangan dalam setiap aksara. Hujan membawa cerita di setiap titisnya, Tentang perjalanan, rindu, dan asa. Meski gelap menyelimuti dunia luar, Di sini, terang terasa begitu dekat. Oh, hujan dalam tenda yang sederhana, Kaulah penawar sunyi yang sempurna. Dalam rintikmu, aku menemukan, Teduh hati yang lama kuimpikan.

Laut

Oleh : Luvis Zakaria Berdiri aku di tepi Pantai Memandang lepas ke tengah laut Ombak pulang, memecah berderai Keriaban pasir rindu berpaut. Ombak datang bergulung-gulung Balik kembali ke tenang segera Aku takjub, terdiri termenung Beginilah rupanya permainan masa. Hatiku juga seperti dia Bergelombang-gelombang memecah ke pantai Arus suka beralih duka Payah mendapat perasaan damai

Stop Bullying

Image
Oleh : Wahyu Sulistiyaningsih Kelas : IX Stop Bullying Satu kata berjuta luka Berawal dari bercanda lalu menjadi biasa yang akhirnya membuat orang lain terluka. ( Gambar Poster Oleh : Moch Abdul Khafidz, Kelas IX ) Sakit hati sudah biasa Sedih pun sudah terasa. Berpikirlah sebelum mengatakannya karena sebuah luka tidak akan sembuh begitu saja. Ketika kita dikucilkan ingatlah selalu kepada Tuhan yang selalu memberi kekuatan yang selalu memberi ketenangan dan membuat kita terselamatkan.

Di Balik Langit Mendung

Oleh : Ayik suhaini Langit kelabu, mendung bergelayut, Awan berat seolah merajut, Dingin menyusup, hati terhanyut, Di antara sunyi, rindu menyusut. Burung terdiam, angin berbisik, Pepohonan merenung tanpa lirih musik, Ada cerita yang enggan terusik, Dalam mendung, jiwa terusik. Namun mendung tak selamanya muram, Ia menyimpan hujan, kehidupan terhampar, Membasuh luka, menyuburkan harapan, Di balik gelap, ada terang yang menanti dicanangkan. Langit mendung, pelipur keluh, Mengajarkan sabar meski hati rapuh, Karena selepasnya, mentari akan tersenyum teduh, Menghapus beku, menghangatkan peluh.

Jejak Pahlawan di Tanah Air

Hai 👋 perkenalkan saya ayik suhaini. Kelas 9. Kali ini saya akan membuat puisi dengan tema Hari pahlawan. Baca sampai habis ya teman teman.  𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗣𝗮𝗵𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗔𝗶𝗿 Di tanah ini, jejak langkah tertinggal, Tertanam dalam pekatnya darah dan keringat, Para pahlawan yang berani melawan gelap, Membawa cahaya untuk generasi yang tak kalah kuat. Mereka yang dulu berdiri tegak, Di antara tembok-tembok penindasan dan ketidakadilan, Dengan tekad baja dan jiwa yang tak retak, Melawan demi mimpi kemerdekaan yang abadi di tangan. Tak gentar oleh maut yang mengintai, Mereka menulis kisah tanpa pamrih, Menorehkan cinta untuk negeri, Dengan tinta keberanian yang tak pernah pudar. Kini kita yang berdiri di sini, Mengenang dengan hati penuh bangga, Bahwa darah mereka mengalir di nadi, Menjadi arus perjuangan yang tak pernah reda. Oh, pahlawan bangsa, Jejakmu abadi di bumi pertiwi, Kami generasi yang meneruskan cita, Memeluk semangatmu dalam setiap janji. Terima kasih, pah...

Puisi Bintang Impian

BINTANG IMPIAN Puisi Oleh : Supini, S.Pd, M.Pd ·········⋆༺𓆩❀𓆪༻⋆········· Di tempat ini..... Kecil yang  terpinggir Sederhana namun penuh makna Dimana setiap kata dan pelajaran adalah cahaya Di tempat ini.... Di mana waktu mengalir dalam keheningan Ada mimpi bersemayam dalam sunyi, Tergambarkan harapan yang terangankan Tempat ini.... Menjadi bintang di malam tenamg Menjadi bintang dilangit yang tiada terbandingkan Bintang yang sinarnya menembus batas malam, Bintang yang memancarkan cahaya harapan dan keajaiaban Pancaran yang lembut, tulus dan penuh semangat Memberi panduan pada setiap jiwa yang mencari, Menjadi sumber inspirasi yang tiada bertepi ·········⋆༺𓆩❀𓆪༻⋆·········